Record Details


no_image

Text

PERBEDAAN KADAR GULA DARAH PUASA SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN AIR PERASAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE) PADA PEREMPUAN DEWASA DI KAMPUNG CITIIS RW 19 KABUPATEN BANDUNG BARAT

XML img-mendeley

ABSTRAK PERBEDAAN KADAR GULA DARAH PUASA SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN AIR PERASAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE) PADA PEREMPUAN DEWASA DI KAMPUNG CITIIS RW 19 KABUPATEN BANDUNG BARAT Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh informasi presentase tingginya penyakit diabetes di Dunia dan termasuk di Indonesia yang masih belum dapat teratasi penyebabnya. Jahe merah (Zingiber Officinale) memiliki kandungan gingerol dan shogaol yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah sehingga dapat membantu mengobati diabetes. Selain itu, belum cukup banyak studi mengenai keefektifan rimpang jahe merah terhadap penurunan kadar gula darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh terhadap kadar gula darah puasa sebelum dan sesudah pemberian air perasan jahe merah 0,32 ml/kg BB selama tujuh hari di RW 19 Desa Citiis Kecamatan cisarua. Populasi adalah perempuan dewasa di RW 19 Desa Citiis. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang perempuan dewasa yang dipilih secara purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimental dengan one tail uji wilcoxon. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kadar gula darah adalah easy touch. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum pemberian air perasan jahe merah (Zingiber Officinale) 0,32 ml/kg BB, nilai rata-rata kadar gula darah puasa adalah 135,70 mg/dL. Setelah pemberian air perasan jahe merah (Zingiber Officinale) 0,32 ml/kg BB selama tujuh hari, nilai rata-rata kadar gula darah puasa adalah 108,90 mg/dL. Ada pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian air perasan jahe merah (Zingiber Officinale) 0,32 ml/kg BB terhadap kadar gula darah puasa perempuan dewasa penderita hiperglikemi dengan penurunan sebesar 26,80 mg/dL. Saran bagi Kader kesehatan RW setempat hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan penyuluhan tentang penggunaan air perasan jahe merah untuk menurunkan kadar gula darah yang berlebih pada penderita hiperglikemi. Untuk kepala bidang penelitian dapat digunakan sebagai data dasar untuk mengembangkan penelitian selanjutnya tentang manfaat jahe merah (Zingiber Officinale) untuk menurunkan kadar gula darah dengan menggunakan dosis air perasan jahe merah 0,32 ml/kgBB dalam rentan waktu 7 hari untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam menurunkan hiperikemi. Kata kunci: Hiperglikemia, Air Perasan Jahe Merah

Detail Information

Item Type
Penulis
Florida Hondo, Dr PH,MSN - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
584.39 DJO P
Copyright
Doi

Lampiran Berkas