Record Details
Text
PERANAN PENDETA DALAM MENANGANI KRISIS PERNIKAHAN DI GEREJA MAHK WILAYAH DISTRIK CIMAHI, KONFRENS JAWA BARAT
XMLABSTRAK PE}TELITIAN PROGRAM S2 Tesis Magister Ministri (lU.Min) Universitas Advent Indonesia Bandung Program Pasca Sarjana Judul : PERANAN PENDETA DALAM MENANGANI PERNIKAHAN DI GEREJA MAHK WILAYAH CIMAHI, KONFRENS JAWA BARAT Nama peneliti: Harrys Sagala Nama dan gelar pembimbing: p. Tambunan, MDiv., DMi fsnggal diselesaikan: April 2ffi9 "Menikah" atau "pernikalan" berasal dari bahasa yunani, dengan kata dasar gameo, dzn b€rasal dari akar kata yang sama dengan kata daram bahasa Inggris *gem" atau "permata'. Akar kata ini secara harfiah berarti ..melebur menjadi satu',. Peleburan unsur-unsur yang berbeda menjadi satu menggambarkan proses terbentuknya permata yang berharga jauh di ,talam forrmi. proses iur juga merupakan gambaran yang cocok untuk pernikahan- Dan Alkitab menyebutkan pemikahan dengan istilah "menjadi satu daging,,. Pernikahan bukan sekadar menyatunya dua orang melainkan pertemrren latar belakang yang berbeda. Perbedaan sukq budaya kebiasaan, pendidikan, peke{aan, pengalaman" tingkat ekonomi-ss5ial dan lain sebagainya, menyatu dalam pernikahan. Perbedaaa-perbedaatr itu mempengaruhi cara pandang perilaku, cara berkomunikasi seseorang Dan serhgkali hal ini yang menjadi faktor penyebab terjadinya konflik. Konflik yang tidak pernah diselesaikan dan berkepanjangen akhirnya menimbulkan krisis dalam pernikahan. Saat ini cukup banyak pernikahan yang diterpa dengan krisis termasuk keluarga-keluarga Kristen. [Ial itu sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan gereja" karena gereja terbentuk dari keluarga_keluarga. Suatu jemaat dapat dipasfikan kuat dan bertumbuh jika terdiri dari keruarga-keluarga yang kuat dan kokoh. Pendeta adalah pemimpin gereja yang bertanggung jawab atas segala hal yang ada dalam gereja termasuk anggota jemaatnya. Tanggung jawab pendeta untuk meningkatkan iman dqn kerohanian dari anggota jemaat s€hingga misi AIah bagi keluarga dapat terwujud yain menjadi pusat penginjilan dan memantulkan kasih Atlah Maka peranan p€ndeta satrgat dibutuhkan bagi keluarga_keluarga yang mengalami krisis pernikahan. pendeta adarah seorang dokter rohad, dan merupakan seorang pembimbing yang dalam pelayanannya barus mengetahui kebutuhan anggota jemaatnya. Konseling pasoral adalah alat yang penting sekali yang membantu gereja menjadi pos penyelamat jiw4 tempat berlindung t q'an kehidupan r6hani. l(6a56tiag dapat membantu menyelamatkan bidang kehidupan yang meaderita kerusakan dalam badai kehidupan sehari-hai. Penulis melak,kan peneritian kepada 6 jemaat yang ada di wilayah Distrik cimahi, Konfrens Jawa Barat. Dari seruruh hasil yang diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan maka didapati hasilnya cukup baik. Anggota jemaat memandang bahwa pendeta mem,iki peranan daram menangani krisis pernikahan meskipun kurang maksimal.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
P. Tambunan, M.Div, D.Min
- Personal Name
R. Hutabarat, MDiv, PhD
- Personal Name
J. H. Rantung, MDiv, D.P.Th
- Personal Name
Harrys Sagala
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Publish
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Filsafat UNAI : Bandung., 2009 |
| Edisi |
Publish
|
| Subyek | |
| No Panggil |
253.5 SAG P
|
| Copyright | |
| Doi |