Record Details
Text
PERSEPSI GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH JEMAAT LOMA LINDA INDONESIA, CALIFORNIA TENGGARA TENTANG PUASA AIKITABIAH DI MATIUS 6:16-18
XMLABSTRAK PENELITIAN PROGRAM S-1 Universitas Advent fndonesia Eakultas Eilsafat Jurusan Teologi ,udu1: PERSEPSI GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH JEMAAT LOMA LINDA ]NDONESIA, CALIEORNIA TENGGARA TENTANG PUASA ALKIIABIAE DMATIUS 6:16-18 Nama Peneliti: Purba, Bona Parfindungan Nama dan geJ-ar pembimbing materi: Hotma Saor Parasian Silitongan, M A., M.Th., Ph.D. Tanggal diselesaikan: April 2007 Dalam penulisan skripsi ini penulis menelitl tentang pengertian puasa Alkitabiah berdasarkan Matius 6:16-18. Penulis memfokuskan penelitian pada jemaat Loma Linda Indonesia di California Tenggara, dengan maksud agar anggota jemaat lebih mengerti arti, cara dan motif berpuasaBerpuasa adalah sesuatu yang tidak dapat disingkirkan dari kehidupan Kristiani. Tuhan ingin agar umat-Nya memil-iki pengertian, cara, dan motif dalam berpuasa - Dari hasil penelitian melalui kepustakaan, penufis menerapkan kepada j emaat Loma Linda Indonesia, California Tenggara. Penelitian ini dilakukan mefa.Iui kuesioner yang dibagikan kepada 135 orang anggota jemaat yang berbahasa Indonesia. Penul-is memperoleh data bahwa responden bersikap negatif terhadap penerapan batiniah yakni 52E, dan responden yang bersikap positif sebesar 488. Ini berarti jemaat ini kurang memahamj- arti berpuasa Alkitabiah. Kesimpulan akhir penulisan ini menyatakan bahwa arti berpuasa adalah doa kepada A11ah, puasa adafah lbadah, lebih mengutamakan kemurnian dan kesederhanaan niat, tujuan berpuasa adalah merendahkan hati dihadapan Allah, berpuasa bukan hanya berfokus pada bentuk tetapi harus merasakan penderitaan dosa yang sungguh. Puasa dilakukan denqan cara tidak berwajah murann dan jangan mengubah air muka, meminyaki kepala dan mencucj- muka, jangan dilihat oleh orang bahwa kita sedang berpuasa. Motif berpuasa adalah sebagai tindakan penyesalan atau perdamaian, membantu mengingatkan kita seperti apa rasanya lapar karena tidak makan, terhadap sumber rohani A11ah yang sela1u mengalir sehingga kita lebih berfokus kepada A11ah, menyadarkan kita terhadap orang miskin dan kelaparan disekeliling kita, puasa dilakukan bukan untuk menyengsarakan tubuh tetapi membantu merasakan akibat dosa yang menyedihkan, rnerendahkan hati, dan menerima karunia-Nya yang mengampuni.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
H.S.P Silitonga Ph.D
- Personal Name
E. S. Kartagi, D.P.Th.
- Personal Name
Purba, Bona Parlindungan
- Personal Name
M. Palar, M.Th.
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Publish
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Filsafat UNAI : Bandung., 2007 |
| Edisi |
Publish
|
| Subyek | |
| No Panggil |
291.44 PUR P
|
| Copyright | |
| Doi |