Record Details


no_image

Text

PERSEPSI JEMAAT MANDUNGAN, KLATEN-JAWA TENGAH TERHADAP KESELAMATAN SElSI KELUARGA

XML img-mendeley

ABSTBAKS I PENELITIAN PROGRAM S-1 Sarjana Agama Universitas Advent Indonesi-a Eakultas Eil-saf at Jurusan Teologi Juduf PERSEPSI JEMAAT MANDUNGAN, KI,ATEN-JAIVA TENGAX TERIIADAP KESEI,AMATAN SEIS] KELUARGA. Peneliti : Yusak Subagiyanto. Pembimbing I Edison Panjaitan, M.HSc., D.Min. Tanggal diselesaikan: 2 Mej. 2005. Setj-ap pengikut Kristus bertanggungr jawab untuk melaksanakan perintah agung Yesus Kristus, yaitu menjadikan semua bangsa murid-Nya (Matius 28219, 20) . Berdasarkan perintah agung tersebut, gereja mula-mu1a telah mel-aksanakan penginj ilan yang memprioritaskan anggota keluarganya. Sebagai hasilnya gereja bertumbuh dengan pesat. Haf ini membukt.ikan bahwa jaringan keluarga merupakan sarana yang efektif untuk penginjilan. Allah membentuk lembaqa rumah tangga untuk menj al-ankan misi penyelamatan manusia. Jemaat Mandungan, Klaten-Jawa Tengah merupakan salah satu penerapannya, dimana 908 dari anggota jemaatnya memiliki jalinan hubungan keluarqa. Sehingga penefitian ini akan difokuskan di jemaat Madungan, sehubungan dengan konsep keselamatan seisi keJ-uarga. Dari hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa 78t dari responden memahami dengan baik akan pentingnya kesefamatan seisi kel-uarga, sedangkan 222 lainnya belum memilikl pemahaman yang baik akan keselamatan seisi keluarga (jumlah rata-rata dari pernyataan nomor l--16) . Sedangkan bila dilihat daLam t19a aspek keselamatan seisi keluarga menunjukan bahwa hampir semua (99t) dari responden menyadari akan pentingnya keluarga untuk misj, penyelamatan manusia, dan hanya 1E saja yang tidak setuju akan hal tersebut ( juml-ah rata-rata dari aspek pentingnya keluarga, pernyataan nomor 1-6). Lalu semua (100E) dari responden meyakini bahwa Kristus adalah dasar kehidupan keluarga (jumlah rata-rata dari aspek dasar kehidupan keJ.uarga Kristen, pernyataan nomor 7-9) . Namun dalam aspek kerohanian menunjukkan bahwa jemaat Mandungan masih setengah (508) yang menerapkan kehidupan kerohanian dal-am keluarga dengan baik, sedangkan setengah (50t) lainnya belum menerapkannya dangan baik (jumlah rata-rata dari aspek kerohanian, pernyataan nomor 10-16). Dengan demikian kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagj-an besar (78*) dari responden memaharni dengan baik akan pentingnya kesel-amatan seisj keluarga, sedangkan 22% Iainnya belum memiliki pemahaman yang baik akan kesel-amatan seisi keluarga. Serta dalam aspek kerohanj-an menunjukkan bahwa jemaat Mandungan belum menerapkan dengan baik, karena masih ada setengah (503) dari jemaat yang belum setia mel_akukannya. Ha1 tersebut menunjukkan bahwa masih ada peluang bagi para anggota jemaat Mandungan untuk menyeLamatkan anggota keluarganya yang belum sekepercayaan denqan cara meningkatkan pertumbuhan kerohanian pribadi dalam keluarga .

Detail Information

Item Type
Penulis
Yusak Subagiyanto - Personal Name
H.S.P Silitonga Ph.D - Personal Name
E.S. Kartagi, D.P.Th - Personal Name
Edison Panjaitan, D.Min. - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Filsafat UNAI : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
153.75 SUB P
Copyright
Doi

Lampiran Berkas