Record Details


no_image

Text

ANALISIS KONSEP "MENJADIKAN MURID" DIDALAM AMANAT AGUNG MATIUS 28:19-20 DI JEMAAT UNAI BANDUNG

XML img-mendeley

ABSTRAK Pesan dari Yesus Kristus yang terakhir amat penting, yang dikenal sebagai amanatagung, dan ungkapan ladikan murid," di dalam amanat agung Matius 28:'19 adalah tujuan utama yang banyak orang salah mengerti. Perintah lnjil ini diberikan oleh Kristus untuk menjadikan muridmurid, dengan bimbingan Roh kudus setiap orang yang menjadi murid Kristus, menghidupkan ajaran guru kebenaran dan membuahkannya. Pendapat di atas terdapat beberapa tindakan positif yang bisa dijelaskan dengan sederhana yaitu: menjadi murid yang bertabiat surgawi dalam arti penerapan rohani yang selalu menghasilkan buah kehidupan kasih, tetapi sebaliknya banyak orang yang lebih cenderung memperhatikan apa yang dapat dilihat secara mata jasmani dalam konsep "menjadikan murid." Yang menonjolkan penerapan lahiriah Di latarbelakangi oleh hal di atas, maka penulis mengadakan penelitian di Gereja Masehi Advent Hati Ketujuh Jemaat UNAI, Bandung untuk mengetahui sejauh mana pemahaman anggota Jemaat tersebut mengenai Konsep menjadikan murid di dalam amanat agung Matius 28:'19-20 dalam dua penerapan: Penerapan pertama adalah Rohani, sedangkan yang kedua adalah lahiriah. Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap responden yang menjadi objek penelitian ini menunjukan bahwa sebagia besar responden perlu meningkalkan pemahaman mengenai konsep menjadikan murid di dalam amanat agung berdasarkan Matius 2g:19-20 khususnya yang bertabiat sorgawi dalam arti penerapan Rohani. Hal itu dilihat dari hasil jawaban responden yang menunjukan jumlah presentase rata-rata mengenai menjadikan murid bertabiat penerapan rohani ada 39%, Sedangkan jumlah presentase rata-rata mengenai menjadikan murid dalam arti penerapan lahiriah ada 61%. Hal ifu menunjukan bahwa kebanyakan responden masih belum memahami dengan benar tentang konsep menjadikan murid bertabiat sorgawi dalam arti penerapan rohani berdasarkan Matius 28:19_20, karena itu sangat diperlukan bimbingan dan pengarahan dari gembala atau pendeta Jemaat untuk memberikan pelatihan dan pendalaman Alkitab secara terpadu dan menganalisis firman Tuhan dengan baik. Kepada anggota Jemaat agar jumlah presentase yang mencapai 61% berpandangan menjadikan murid dalam arti penerapan lahiriah itu dapat semakin berkurang, melalui funfunan-Nya akan menolong peningkatan pengertian anggota Jemaat tentang menjadikan murid bertabiat sorgawi dalam arti penerapan rohani berdasarkan Matius 28:19-20.

Detail Information

Item Type
Penulis
Milton T. Pardosi, M.A.R - Personal Name
B.D. Nainggolan, M.P.S - Personal Name
S. Hutagalung, M.Min - Personal Name
Herwan Oroh - Personal Name
J. F. Manulang, M. Fil - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit FAKULTAS FILSAFAT : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
121.4 ORO A
Copyright
Doi

Lampiran Berkas