Record Details
Text
KUALITAS PERSEPSI JEMAAT KRISTEN ADVENT PARONGPONG TENTANG SUASANA IBADAH ALKITABIAH
XMLABSTRAKSI PENELITIAN PROGRAM S-I Sarjana Agama Universitas Advent Indonesia Eaku]tas Filsafat Jurusan Teologi 'Audu]: KUAI,ITAS PERSEPSI .JEMPAT KRISTEN ADVENT PARONGPONG TENTANG SUASANA IBADAH A],KITABTAH Nama peneliti: Wiguno Kardo Hastoko Nama dan gelar pembimbing materi: Hotma Saor Parasian Silitonga, M-A M.Th., Ph. D. Tangga disefesaikan: 10 Januar.i 2005- Pokok mengenai pulian dan penyembahan merupakan sa.Iah satu dari semua tema A-Ikitab yang paling penting. Namun juga merupakan sal-ah satu tema yang hampir dilupakan. Kurang menghargai- secara sepenuh dan mempraktikkan pujian serta penyernlcahan rohani yang murni adalah sama saja dengan mengesampingkan aspek vital dari sasaran utama kita di dalam Kristus. Penelitian yang penutis adakan, secara khusus diterapkan kepada Jemaat Kristen Advent Parongpong- Bandung untuk mengetahui bagaimana kualitas persepsi jemaat tentang suasana peribadatan Alkltabiah. Dari hasil penefitian yang diperofeh menuniukkan adanya perbedaan pendapat dan kualitas persepsi ;emaat yang kurang selaras antara teori dan praktik berdasarkan hasil kuesioner yang penulis bagikan. Haf tersebut dapat dj.lihat pada persepsi jemaai tentang hakikat ibadah (teori), dan prinsip suasana ibadah A.l-kitabiah serta respon jemaat tentang suasana perabaciatan tersebut (praktik). Hasil penelitian/kuesioner tentang hakikat ibadah sejati yang merupakan kebutuhan pokok setiap manusia, menunlukkan bahwa 100? dari responden menyatakan sr.tuiu. 91t responden menyatakan setuju bahwa tempat bukan menjadi ukuran satu-satunya dalam penyenbahan kepada Alfah. Sedangkan responden yang tidak setuju adalah 9%- Dengan demikian persentase rata-rata persepsi jemaat tentang hakikat ibadah adalah 952 responden setuj u. Sedangkan 5? setuju. Hal ini rnenunj ukkan suatu jumlah Di aspek responden tidak persentase yang signifikanibadah Afkitabiah sangat lain tentang suasana misalnya bertepuk tangan, bersorak-sorai, menari, menengadahkan tangan, bersujud, tersungkur, menunjukkan sebanyak 4BE dari responden setuiu. Sedangkan responden yang tidak setuju adalah 52&. Berbicara tentang semua musik dan jenis irama apa saja bisa digunakan untuk memuli dan menyembah A,lfah, menunjukkan persentase yang seimbang, yaitu 50%-50?. Adapun respon lemaat tentang suasana peribadatan tersebut menunjukkan bahwa 70% dari responden menyatakan setuiu. Sedangkan 30t responden tidak setuju. Dengan demikian persentase rata-rata jemaat tentang prinsip suasana peribadatan Alkitabiah menunjukkan bahwa 57% dari reponden setuju. Sedangkan 43% responden tidak setuju. Sedangkan 438 responden tidak setu;u. Hal ini menunjukkan suatu jumiah persentase yang kurang signifikan bila dibandingkan dengan persentase persepsi jemaat tentang hakikat ibadah. Kesimpul-an akhir melafui penelitiao ini menunjukkan bahwa kualitas persepsi jemaat tentang suasana peribadatan Alkitabiah, secara teori (hakikat ibadah) menunjukkan jumlah persentase yang sangat signifikan (95?) responden setuju) . Namun secara prakti-k (suasana ibadah) rnenunjukkan jumlah persentase yang kurang signifikan (57t responden setuju). Hal ini berarti bahwa terdapat hubungan yang kurang selaras antara teori dan praktik dal-am kualitas persepsi jemaat.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
P. Tambunan, D.Min.
- Personal Name
E.S. Kartagi, D.P.Th
- Personal Name
H.S.P Silitonga, Ph.D
- Personal Name
Wiguno Kardo Hastoko
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Publish
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Filsafat UNAI : Bandung., 2005 |
| Edisi |
Publish
|
| Subyek | |
| No Panggil |
291.43 HAS K
|
| Copyright | |
| Doi |