Record Details


no_image

Text

HUBUNGAN PERPUTARAN MODAL KERJA DENGAN MARJIN LABA KOTOR PADA PT.X, BEKASI

XML img-mendeley

HT]BUNGAN PERPUTARAN MODAL KERJA DENGAN MARJIN LABA KOTOR PADA PT.X, BEKASI Oleh: Ribkah Remalia Peranginangin Perusahaan yang menjadi obyek penelitian adalah PT.X, Bekasi yang bergerak dalam bidang kemasan plasik yang terletak di Pangkalan V, Ciketing Udik, Cileungsi, Bekasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah unhrk mengetahui tingkat perputaran modal kerja dan tingkat marjin laba kotor serta bagaimana hubungan perputaran modal kerja dengan marj in laba kotor pada PT.X, Bekasi. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode deskriptif yainr meneliti dengan cara mengumpulkan data serta menganalisa keadaaan perusahaan berdasarkan fakta tersebut. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data melalui penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Unhrk mengetahui hasil penelitian, penulis menggunakan data keuangan perusahaan PT.X, Bekasi untuk periode 2000-20M.. Untuk pengolahan dat4 penulis melakukan analisis terhadap data keuangan tersebut unnrk dapat mengetahui tingkat perputaran modal kerja perusahaan, tingkat marjin laba kotor, dan bagaiamana hubungan varaibel x ( perputaran modal kerja) terhadap variabel y (marjin laba kotor). Maka untuk dapat mengetahui hal tersebu! penulis menggunakan persamaan koefisien korelasi pearson karena data berskala rasio, dilanjutkan dengan uji signifikansi t karena menggunakan sampel kecil yaitu n <30 dengan tingkat keyakinan 957o kemudian dilanjutkan dengan koefisien determinasi . Perputaran modal kerja pada PT.X, Bekasi untuk tahun 2000-2004 terlihat bahwa perputaran modal kerja berfluktuasi. Perputaran modal kerja yang tertinggi terjadi pada tahun 2002 dengan tingkat perputaran 10,82 kati, dengan penjualan bersih Rp 60.288.015.743 dan modal kerja bersih Rp 5.570.111.860' Sedangkan marjin liba kotor terendah terjadi pada tahun 2000 sebesar 4,23 dengan penjualan bersih Rp 56.958.854.63 5 dan modal kerja bersih Rp 1 3.462.888.887. Tingkat marjin laba kotor pada PT.X, Bekasi menurun. Marjin laba kotor tahun 2000-2004 secara berturut-turut adalah 39,47 o,33.12%,3 1.87 Vo,26.22V", dar. 22.07% .Ma4inlaba kotor tertinggi terjadi pada tahun 2000 yaitu 39,47%o dengan laba kotor Rp 22.481.634.042. Sedangkan marjin laba kotor terendah terjadi pada tahun 2004 yutn22.07o/. dengan laba kotor Rp 17.087.712.331. B analisis statistik, maka diperoleh r = - 0,197936. Sedangkan uji L) r 5 9. (l z lll PERPUSTAKAAN UNAI sigaifikansi dengan tingkat keyakinan 95% deiperoleh th;,rutts=-o.zs) ttob"t=-z,raz atant tnil,,ng=6,35 ( t.o6a1=3,y62, maka Ha diterima berarh tidak terdapat hubungan signifikan antara p€tputaran modal kerja (variabel x) terhadap marjin laba kotor (variabel y)- Berdasarkan perhitungan koefisien maka koefisien determinasi tidak perlu dicari karena menunjukkan tidak adanya hubungan kedua variabel tersebut.Ini berarti bahwa perubahan pada ma{in laba kotor tidak dipengaruhi oleh perputaran modal kerja, tetapi dipengaruhr oleh fakor-faktor lain.

Detail Information

Item Type
Penulis
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
331.041 2 PER H
Copyright
Doi

Lampiran Berkas