Record Details


no_image

Text

EVALUASI DIRI PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PROSEDUR PEMBERIAN OBAT KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT X BANDUNG

XML img-mendeley

ABSTRAKSI EVALUASI DIRI PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PROSEDUR PEMBERIAN OBAT KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT X BANDLNG Oleh: Anika S. Narnggolan NIM: 0451035 E Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya seorang perawat yang dibebas tugaskan karena melakukan kemoterapi tidak sesuai prosedur dan tidak pada tempatnya. Ada seorang pasien meninggal akibat pemberian obat kemoterapi yang tidak sesuai dengan stadium kanker dan prosedur pemberiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran perawat dalam pelaksanaan kemoterapi sesuai prosedur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah perawat Rumah Sakit X Bandung yang pemah melakukan kemoterapi dengan jumlah 50 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah staf perawat yang sudah bekerja sebagai medicine nurse minimal satu tahun di Rumah Sakit X Bandung, sebanyak 30 orang yang dipilih metalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket atau kuesioner yang sudah baku dan merupakan protap yang dikembangkan oleh Rumah Sakit X Bandung. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 23-28 Apil2006 di Rumah Sakit X Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahp'6 6vslrrasi diri perawat dalam pemberian obat kemoterapi dinilai serhg melaksanakan pemberian obat kemoterapi sesuai protap. Aspek yang paling sering dilaksanakan adalah Pasca Pelaksanaan kemoterapi, iedangkan aspek yang kurang dilaksanakan adalah Intra Pelaksanaan kemoterapi. Pada aspek Pra butir yang selalu dilaksanakan adalah "Mencampur dan menyiapkan obat yang akan diberikan", sedangkan yang kurang dilaksanakan adalah "Memakai proteksi lengkap dengan 2 gloveisanrng tangan". Aspek Intra butir yang paling dilalsanakan adalah "Periksa kembali nama pasien, no. lPD, jenis obat, dosis obat, jenis cairan, cara pemberian dan waktu pemberian sesuai order", sedangkan yang kurang dilaksanakan adalah "Melepas satu pasang glove/sarung tangan". Pada aspek Pasca butir yang paling dilaksanakan adalah "Mencatat semua prosedur, dan yang kurang dilaksanakan adalah'Melepaskan semua proteksi lengkap, memasukkannya ke dalam kantong plastik dan diberi label". Saran yang diberikan kepada bagian diklat keperawatan rumah sakit agar hasil penelitian ini dapat meningkatkan pelaksanaan prosedur pemberian obat kemoterapi melalui inservice education. Juga kepada bidang penelitiaq diharapkan penelitian ini ,laFat dikembangkan dengan metode observasi langsrmg dalam melaksanakan prosedur pemberian obat kemoterapi pada responden sehingga mendapat data yang lebih objektit dan dapat melalorkan perbandingan antara perawat yang mendaparkan pelatihan dan yang tidak mendapatkan pelatihan dalam cara pemberian obat kemoterapi.

Detail Information

Item Type
Penulis
J. Rantung, Ph.D - Personal Name
E. Mangi, MSN - Personal Name
S.M. Simanjuntak, MSN - Personal Name
L. Hutapea, MSc, PHN - Personal Name
Anika S. Nainggolan - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
615.58 NAI E
Copyright
Doi

Lampiran Berkas