Record Details


no_image

Text

HUBUNGAN JUMLAH NILAI PERSEDIAAN BARANG JADI DENGAN MODAL KERJA PADA PT. COCA COLA DISTRIBUTION INDONESIA PULO GADUNG, JAKARTA

XML img-mendeley

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa jumlah nilat persediaan barang jadi dan berapa jumlah modal kerja perusahaan, serta hubungan antara jumlah persedtaan akhir dengan modal ke{a pada PT. COCA COLA DISTRIBLTTION INDONESIA PULO GADI.]NG, JAKARTA Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptii yaitu melakukan penelitian dengan menggambarkan keadaan nyata perusahaan berdasarkan pengamatan serta data yang diperoletr, metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan wawancara dengan bagian keuangan PT. Coca Cola Distribution Indonesia dan studi dokumentasi kemudian disajikan kembali dengan disertai analisis pada jumlah persediaan r:;ta-ralabarangjadi dan modal kerja bersih rataruta yang dibuat berdasarkan data tersebut untuk menarik kesimpulan. Analisis data menggunakan alat bantu statistik, yaitu: analisis koefisien korelasi Pearson, uji signifikansi dan koefisien determinasi. Jumtah persediaan rata-rata tertinggi terjadi pada tahun 2006 yaitu diperkirakan sebesar Rp, 46,643,025,- pada tahun 2000 diperkirakan sebesar Rp. 20,724,033,- pada tahun 2001 diperkirakan sebesar Rp. 24,528,906, pada tahun 2002 diperkirakaa sebesar Rp. 26,255,085 pada tahun 2003 diperkirakan sebesar Rp. 25,423,863, pada tahun 2004 diperkirakan sebesar Rp. 36,349,051,- pada tahun 2005 diperkirakan sebesar Rp. 41,766,225,- Modal kerja ra;ta-ftta tertinggi te{adi pada tahun 2005 yaitu sebesar Rp 242,929,813,634,- pada tahun 2000 modal keda rala-rata tidak tersedia; tahun 2001 modal ke{a rata-rata sebesar Rp.14,898,435,568,-; tahun 2002 modal ke{a ruta4ata yang tersedia diperkirakan sebesar Rp. 84,092,093,07 L,- tahun 2003 diperkirakan sebesar Rp. 131,487,004,214,-; talun 2004 Rp. 188,732,706,230,-; tahun 2005 diperkirakan seb€sar Rp. 237 ,109,590,057,- Modal ke4a rata-ruta pada umumrya mengalami peningkatan, tetapi perusahaan sempat mengalami suatu keadaaan dimana modal kerja rata-rata fidak tersedia pada tahun 2000. Hal ini dikarenakan adanya hutang antar divisi yang timbul dikarenakan PT Coca Cola Distribution Indonesia memiliki hutang dengan divisi yang lain. Berdasarkan analisis statistik, rumus koefisien korelasi untuk menentukan besamya hubungan antara jumlah persediaan dengan modal ke{a, didapati r : 0.928 berarti hubungan antara kedua variabel kuat positit Sedangkan berdasarkan uji signifikansi diketahui tut*g : 5.556 lebih besar jika dibandingkan dengan t tabel : 2.015 dengan o: 0.05 dan koefisien determinasi sebesar 86.06% sehingga 1 a Ho ditolak, yang berarti ada hubungan yang kuat dan positif antara jumlah persediaan rata-rata barang jadi dengan modal keda rara-rata perusahaan. ll

Detail Information

Item Type
Penulis
Drs. A.U. Panjaitan, M.Pd - Personal Name
Dr. R. Sinabutar MBA - Personal Name
P. Manullang, SE., MM., Ak - Personal Name
Adrian Chaniago - Personal Name
P.E. Sudjiman, MBA. - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
657.72 CHA H
Copyright
Doi

Lampiran Berkas