Record Details


no_image

Text

HARGA DIRI REMAJA KELAS III SEKOLAH MENENGAH UMUM PERGURUAN ADVENT CIMINDI BANDUNG

XML img-mendeley

ABSTRAKSI HARGA DIRI REMAJA KELAS III SEKOLAH MENENGAH UMUM PERGURUAN ADVENT CIMINDI BANDUNG Oleh Joslin Christian Malau NIM:0071028 Penilitian ini dilatar belakangi oleh karena penulis mengamati bahwa gangguan harga diri merupakan masalah yang besar dikalangan masyarakat khususnya dikalangan remaja seperti siswa SMU yang mempunyai harga diri rendah cenderung menyendiri, menyontek, gampang tersinggung dan hal buruk lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang harga diri yang dimiliki oleh rernaj a Sekolah Menengah Umum Advent Cimindi Bandung tahun ajuan 2004-2005. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adaiah metode deskriptif Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Menengah Umum Advent Cimindi Bandung yang berjumlah 70 orang dan sampel be{umlah 30 orang yang dipilih melalui sampling random. Penelitian ini dilakukan di ruang kelas III Sekolah Menengah Umum Advent Cimindi Bandung pada tanggal 25 April 2005. Instrumen yang digunakan adalah angket berupa kuesioner diambil dari intemet oleh Flemming dengan 30 pemyataan dari 4 aspek. Untuk pengolahan data hasil kuesioner tersebut menggunakan rumus data dernografi dan total rata-rata diinterpretasikan menurut skor tingkat harga diri. Hasit penelitian secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa secala keseluruhan remaja kelas tiga SMU Advent Cimindi Bandung mempunyai harga diri yang dinilai sedang. Diantara keempat aspek yang dinilai tertinggi adalah aspek Perasaan Ingin Dihormati sedangkan aspek yang dinilai terendah adalah aspek kemampuan akadernik. Butir dari aspek Perasaan ingin dihormati yang dinilai tertinggi adalah "saya berhak akan perhatian dan penghargaan dari orang lain". Sedangkan butir yang dinilai terendah adalah "Saya adalah orang yang tidak berharga dan tidak berguna. Butir dari aspek bersosialisasi yang dinilai tertinggi adalah "Saya merniliki kanampuan untuk bergaul dan bermasyarakat sedangkan butir yang dinilai terendah adalah "Saya mengecewakan mereka yang menyayanglku". Butir dari aspek kemampuan akademik yang dinilai tertinggi adalah "Untuk sukses adalah tidak terlalu penting". Sedangkan yang dinilai terendah adalah "Saya takkan pemah sanggup untuk menjadi yang terbaik". Butir dari aspek penampilan fisik yang dinilai tertinggi adalah Saya senang menjadi diri saya dan menerima apa adanya". Sedangkan yang dinilai terendah adalah "Dengan menjadi diriku sendiri, dapat dipastikan orang lain tidak akan menyenangi diriku". Saran-saran penelitian ini ditujukan kepeda bidang pendidikan diharapkan supaya lebih memperhatikan harga diri remaja siswa SMU. Dengaa demikian siswa tersebut mampu bersosialisasi dengan orang lain, hidup mandiri, dan percaya diri. Bidang penelitian diharapkan agar hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meneliti lebih lanjut tentang harga diri rernaja dengan, membandingkan harga diri laki-laki dengan perernpuan, populasi yang berbeda dan sampel yang lebih besar.

Detail Information

Item Type
Penulis
J. Rantung, Ph.D - Personal Name
E. Mangi, MSN - Personal Name
I. Heriyana, MA, MHSc - Personal Name
S. M. Simanjuntak, MSN - Personal Name
Joslin Christian Malau - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
617.22 MAL A
Copyright
Doi

Lampiran Berkas