Record Details
Text
PERSEPSI PARA ORANGTUA TERHADAP PENTINGNYA METODE PENYEDIAAN BAHAN MAKANAN BALITA DI TAMAN KANAK-KANAK KARTIKA PARONGPONG BANDUNG
XMLABSTRAKSI PERSEPSI PAIL{ ORJaUIGTUA TERHADAP PENTINGI.TYA METODE PE}.IYEDIAAN BAHAN MAKANAN BALITA DI TK.KARTIKA PARONGPONGBANDUNG Oleh Harrvs Juanda Sihaloho NIRM: 0051063 Penelitian ini dilatar belakangi karena didapati beberapa anak di TK. Kartika Parongpong Bandung terlihat lemas, tidak bergairatq pucat, dan ngantuk. Oleh karena itu para orangtua perlu mempunyai persepsi yang baik terhadap pentingnya metode penyediaan bahan makanan balita di TK. Kartika Parongpong Bandung Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang persepsi para orangtua tlrhadap pentingnya metode penyediaan bahan makanan balita mereka di TK. fartika faronpong Bandung. Merode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orangtua siswa di TK.Kartika Parongpong Bandung dan sampel berjumlah 30 orang yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di TK. Kanika Parongpong Bandung Jl' kolonel Masturi kecamatan Parongpong pada tanggal 26 Januari 2005. Instrumen yang digunakan adalah angket (kuesioner) yang berjumlah 24 wny^taan. Data dikumpulkan dan diinterpretasikan menurut skala Likert. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa persepsi para oranghra memenuhi mstode-metode penyediaan bahan makanan balita di TK. Kartika Parongpong Bandung. Aspek yang dianggap paling penting oleh para orangtua terhadap pentingnya metode penyediaan bahan makanan balita mereka adalah aspek pengolEhan bahan makanan, sedangkan aspek yang dianggap kurang penting adalah aspek penyajian makanan- Butir yang dianggap paling penting terhadap pengolahan bahan makanan adalah "bahan yang akan dibersihkan ataupun dibuang seperti kulit, batang yang keras atau bagian makanan yang busuk", dan yang dian$gap kurang penting adalah "sebelum memasak nasi, sebaiknya beras dicuci dua kali". Pada aspek penyajian makanan, butir yang dianggap paling penting adalah "makanan yang disajikan harus memenuhi nilai gizi dan dapat terjangkau oleh keluarga", dan yang dianggap kurang penting adalah "lauk nabati seperti tahu, tempe, sebaiknya direbus, dan dicampur dengan sayuran kemudian disup atau menjadi bubuC'. Sedangkan pada aspek menu makanan, butir yang dianggap paling penting adalah "pola menu makanan pada bdita harus diperhatikan keseimbangan unsur-unsur gizinya", dan yang dianggap kurang porting adalah "ukuran nasi putih yang dianjurkan pada anak prasekolah adalah 2'A gelas/hari". Saran yang diberikan kepada institusi pendidikan TK Kartika Parongpong Bandung diharapkan hasil penelitian ini menjadi bahan masrkan untuk digunakan oleh tembaga pendidikan TK. Kartika Parongpong Bandung dalam pemenuhan gizi balita' Bidang penelitiarq diharapkan agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan untuk dikembangkan dengan responden yang lebih banyak.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
Drs. J. Tambunan, MSN
- Personal Name
R. Panjaitan, MANA
- Personal Name
J. Rantung, Ph.D
- Personal Name
E. Mangi, MSN
- Personal Name
Harrys Juanda Sihaloho
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Publish
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung., 2005 |
| Edisi |
Publish
|
| Subyek | |
| No Panggil |
641.512 3 SIL P
|
| Copyright | |
| Doi |