Record Details
Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Tn. S DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN: DEMAM TIFOID DIRUANG PERAWATAN PENYAKIT DALAM LANTAI III RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG
XMLABSTRAKSI Judul : ASIITIAN KEPERAWATAN PADA TN.A DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN: DEMAM TIFOID DIRUANG PERAWATAN PENYAKIT DALAM LANTAI III RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG Oleh : Harley. Chrisna. Djami NIM:0371007 Latar belakang penulisan karya tulis ini adalah banyaknya penderita Demam Tifoid yang merupakan salah satu penyakit menular dan menyerang banyak orang, sehingga dapat menimbulkan wabah. Selain itu masih tingginya junlah penderita Demam Tifoid. Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskriptif yang berbentuk study kasus, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan, studi media elektronik, dan partisipasi aktif. Karya tulis ini disusun dalam empat bab yaitu pendahuluan, tinjauan teoritis, tinjauan kasus serta kesimpulan dan saran. Demam tifoid merupakan infeksi sistemik akut yang berlangsung pada usus halus, yaitu di kelenjar limfa plak Peyer. Etiologi demam tifoid adalah kuman salmonela typhi yang masuk ke tubuh secara per oral. Faktor resiko terjadinya penyakit adalah timbulnya demam yang setiap hari makin bertambah suhmya. Demam biasanya diikuti dengan keadaan menggigil. Berbeda dengan demam yang lain, penderita demam tifoid mengalami bradikardi. Leokopenia dan trombositopenia biasa terjadi. Komplikasi penyakit ini bisa terjadi secara ekstra intestinal karena salmonela typhi menyerang system retikulo-endotenial yang merupakan sistem pertahanan tubuh. Masalah-masalah yang ada pada klien adalah demam, nyeri kepal4 batuk, anoreksia, pola istirahat tergangg! mual dan konstipasi. Dalam memberikan asuhan keperawatan, hal-hal yang mendukung adalah adanya sikap kooperatif,ran keterlibatan klien serta kerja sama dengan tim kesehatan yang lain. Sedangkan faktor-faktor yang menghambat dalam pembuatan karya tulis ini adalah penulis tidak dapat melaksanakan asuhan keperawatan selama 24 jam karena keterbatasan waktu dan tenaga. Kesenjangan yang penulis dapatkan yaitu dalam penulisan ini adalah tidak didapatkan sakit tenggorokkan, batuh epistaksis, hepatomegali, splenomegali, meteorismus, gangguan kesadaran pada pasien. Kesimpulan dari penulisan ini adalah tidak semua penderita demam tifoid mengalami tanda dan gejala sesuai dengan teori. Saran dari penulisan ini dalam melakukan asuhan keperawatan yaitu diperlukan ke{a sama yang baik antara perawat dengan klien, keluarga klien, dan tim medis lain sehingga dapat - memperc€pat proses penyembuhan klien.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
Drs. J. Tambunan, MSN
- Personal Name
Harley Chrisna Djami
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Publish
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung., 2006 |
| Edisi |
Publish
|
| Subyek | |
| No Panggil |
613.28 DJA P
|
| Copyright | |
| Doi |