Record Details


no_image

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PAD Tn. I DENGAN GANGGUAN SISTEM PERKEMIHAN: BPH DI RUANG MEDIKAL BEDAH LANTAI II RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG

XML img-mendeley

ABSTRAKSI ASUTIAN KEPERAWATAN PADA TN. I DENGAN GANGGUAN SISTEM PERKEMIIIAN: BPH DI RUANG PERAWATAN PENYAKIT BEDAH LANTAI II RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG Oleh: Elizabeth Octavia Siagian NIM:0571048 Penulisan ini dilatar belakangi oleh karena BPH merupakan suatu masalah kesehatan di Indonesia yang cenderung meningkat jumlah penderitanya khususnya pada usia lanjut. Karya tulis ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan langsrmg kepada klien secara intensif dan komprehensif melalui pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, perencanaan' pelaksanaan, dan evaluasi guna memecalkan masalah-masalah p€rawatan khususnya. Adaprm metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode deskriptif berupa observasi, wawancara, dokumentasi, kepustakaan, dan partisipasi aktif. Benign Prostat Hiperplasia (BP[I) adalah pertumbuhan kelenjar prostat yang berlebihan. tni terjadi karena beberapa faktor penting, yaitu adanya dihidrotestosterol dan proses penuaan. Gejala klinis yang sering dialami klien dengan BPH ini adalah tergesa-gesa untuk buang air kecil, sulit untuk memulai dan mengakhiri kemih, sulit untuk menahan buang air kecil dan masih banyak gejala klinis lainnya. Setelah melalarkan Asuhan Keperawatan pada Tn. I penulis mendapat masalah antara lain: gangguan rasa nyaman nyeri sehubungan dengan retensi kandung kemih, g"ngguan pola eliminasi: retensi urine sehubungan dengan pembesaran prostat, gangguan emosional: cemas sehubungan dengan kurang pengetahuan tentang penyakit dan rencana tindakan operasi, serta potensial infeksi sehubugan dengan pemakaian kateter. Setelah memberikan perawatan pada klien penulis tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh data dari keluarga klien yang turut memberi informasi dan bekerjasama dalam asuhan keperawatan pada klien. Kesimpulan BPH adalah penyfit ini hanya dialami oleh pria pada usia lanjut dan jika tidak ditangani secara dini dapat menimbulkan obstnrksi uretra. Hal yang perlu diketahui dengan mengenali tanda dan gejala secara dini agar tepat dalam memberikan pengobatan. Berdasarkan masalah di atas, perawat yang menangani klien tersebut dituntut untuk dapat melakr:kan asuhan kep€rawatan yang meminimalkan potensi terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan, juga dituntut untuk melakukan asuhan keperawatan yang dapat mempercepat proses kesembuhan.

Detail Information

Item Type
Penulis
Elizabeth Octavia Siagian - Personal Name
D. Toisuta, S.Kp - Personal Name
L. Hutapea, MSN PHN - Personal Name
U. Sudharmono, S.Kp - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
616.65 SIA A
Copyright
Doi

Lampiran Berkas