Record Details
Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Nn. A DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN: DEMAM TYPHOID DALAM LANTAI III RUMAH SAKIT
XMLABSTRAKSI ASUHAN KIPERAWATAN PADA NN. A DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN: DEMAM TYPHOID DALAM LANTAI III RUMAH SAKIT *A" BANDLING Oleh: Nathanva Findee Comella Taliwonsso NIM: 0471084 Pengambilan karya tulis ini dilatar belakangi oleh demam typhoid yang masih merupakan masalah kesehatan yang sering dihadapi baik orang dewasa maupun anak. Demam typhoid adalah infeksi akut usus halus dengan gejala umum peningkatan suhu tubuh. Berdasarkan data Rumah Sakit Advent, khususnya pada tahur 2007, ditemukan sebanyak 1.234 orang menderita demam typhoid. Oleh sebab itu usaha yang dilakukan perawat untuk menurunkan angka kesakitannya adalah pencegahan, penyembuhan, dan pemulihan yang bersifat menyeluruh dan berkesinambungan. Tujuan penulisan karya tulis ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan menggunakan proses perawatan. Metode dalam penulisan karya tulis ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan wawancara, observasi, dokumentasi, studi kepustakaan, dan studi elektronik. Konsep dasar dari karya tulis ini adalah bahwa demam tlphoid merupakan infeksi akut usus halus dan disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui makanan atau minuman yang mengakibatkan beberapa komplikasi yang fatal, karena itu perlu penanganan diri unnrk pencegahan terhadap kemungkinan terulang kasus yang sama (Black dan Matassarin-Jacobs , 2001, hal l48l ). Asuhan keperawatan dilakukan melalui pendekatan proses perawatan yang meliputi: pengkajian, analisa dat4 diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Setelah melakukan pengkajian, maka masalah-masalah yang ditemukan pada klien yaitu peningkatan suhu tubuh, mual, sakit kepala, gangguan pola eliminasi konstipasi, gangguan Pemenuhan pola aktifitas sehari-hari dan cemas. Kesimpulan yang diperoleh adalah adanya kesenjangan antara teori dan praktik, yaitu tidak ditemukannya nyeri otot, anoreksi4 muntah, batuk, epistaksis, bradikardi, hepatomegali, splenomegali, meteroismus, dan gangguan mental contohnya somnolen. Begitu juga tidak ditemukan diagnosa keperawatan nyeri pada abdomen dan pola nutrisi kurang dari kebutuhan. Saran yang dapat diberikan adalah hendaknya perawat dapat melakukan proses perawatan mulai dari pengkajian sampai pelaksanaan secara sistematis sesuai dengan aturan yang berlaku, mendokumentasikan proses keperawatan secara akurat, dan dapat membina hubungan baik antara petawat, klien, dan keluarga klien.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
J. Tampubolon, SKp
- Personal Name
R. Purba, SKp
- Personal Name
Nathanya Findee Comelia Taliwongso
- Personal Name
Jeanny Rantung, S.Kp
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Publish
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung., 2008 |
| Edisi |
Publish
|
| Subyek | |
| No Panggil |
616.927 2 TAL A
|
| Copyright | |
| Doi |