Record Details


no_image

Text

PERBANDINGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL SERUM PADA PRIA PEROKOK DAN PRIA BUKAN PEROKOK DI LABORATORIUM KLINIK X BANDUNG

XML img-mendeley

ABSTRAKSI PERBANDINGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL SERUM PADA PRIA PEROKOK DAN PRIA BI.XAN PEROKOK DI LABORATORIT]M KIINIK X BAND1JNG Oleh: Benhard Robert [averne Paruntu NIM: 9916137 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada saudara penulis yang perokok, memiliki berat hadan normal dan mempunyai kadar kolesterol melebihi batas normal. Bapak penulis yang tidak perokok dimana beliau memilih berat badan normal teapi ketika diperiksa kadar kolesterol melebihi dari batas normal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meneliti ada tidaknya perbedaan yang sipifikan pada kadar kolesterol total serum antara pria perokok dan pria bukan perokok di laboratorium Klinik X Badung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Sampel darah diambil dari l0 orang pria perokok dan 10 orang pria bukan perokok di taboratorium Klinik X Bandung pada tanggal 03 Mei 2006 kadar kolesterol dihitung dengan menggunakan metode CHOD-PAP berdasarkan perunjuk Instruksi kerja Laboratorium Klinik X Bandung. Untuk menjawab identifikasi masalatu maka hasil uji kadar kolesterol dibuat abel rata-rata kemudian dianalisa dan diinterpretasikan. Sedangkan untuk menjawab hipotesa maka digunakan uji Mann Whitney. Kesimpulan yang didapati bahwa gambaran dari kadar kolesterol pria perokok berada dibatas tinggi (203) dan kadar kolsesterol pria bukan perokok berada pada batas normal ( I 52. 1 ). Hipotesa nol (Ho) ditolak karena ada perMaan yang signifikan pada kadar kolesterol total serum pada pria perokok dan pria bukan perokok di Laboratonum Klinik X Bandung. Saran diberikan bagi pimpinana Laboratorium Klinik X Bandung sebagai bahan masulian ufituk mempertimbangkan agar diciptakan lingkungan yang dapat mendorong karyawan )'ang memiliki kebiasaan tidak merokok unFrk mempertahankan kebiasaan tidak merokok yang sudah dilakukan sekarang ini. Dengan demikian karyarvan yang memiliki kebiasaan merokok akan terdorong untuk menghentikan kebiasaan merokok sehingga menjadi tidak merokok, untuk menghindari penyakit jantung koroner dan stroke akibat peningkatan kadar kolesterol. Untuk bidang penelitian diharapkan agar metode penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masulkan untuk dikembangkan pada penelitian selanjuhya, seperti meneliti hubungan antara lamanya merokok, olahraga, tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah dengan kadar kolesterol total serum.

Detail Information

Item Type
Penulis
L. Hutapea, MSc PHNurse - Personal Name
Drs. J. Tambunan, MSN - Personal Name
R. Panjaitan, MANA - Personal Name
J. Rantung, Ph.D - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
574.192 431 PAR P
Copyright
Doi

Lampiran Berkas