Record Details
Text
KESELARASAN PEMASANGAN INFUS PADA PASIEN BALITA TERHADAP PROSEDUR TETAP DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG
XMLABSTRAKSI KESELARASAN PEMASANGAN INFUS PADA PASIEN BALITA TERHADAP PROSEDLTR TETAP DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDARLAMPUNG Oleh Dersinius R Saracih NIRM 0151098 Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi karena dalam pemasangan infus yang dilakukan oleh perawat masih ada yang melakukan hanya berdasarkan kebiasaan dan rutinitas saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana gambaran keselarasan tentang pelaksanaan pemasangan infus pada pasien balita di Rumah Sakrt Advent Bandarlapung. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif Objek populasi dalam penelitian ini adalah peraw?t tamatan yang berjumlah 62 orang, dan sampelnya adalah 30 orang yang dipilih dengan sistim convinient sampling. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Advent Bandarlampung, Jl Teuku Umar no. 48 Bandarlampung pada tanggal I dan 3 April 2005. Instrumen yang digunakan adalah angket sebanyak 40 pernyataan. Data dikumpulkan dan diinterpretasikan menurut skala Likert. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keselarasan pemasangan infus pada pasien balita tergolong dalam kategori sangat tinggi atau selalu melakukan sesuai prosesdur. Aspek yang paling dilaksanakan adalah aspek Pelaksanaan, sedangkan aspek yang kurang dilaksanakan adalah aspek Persiapan. Butir dari aspek persiapan yang paling dilaksanakan adalah. "Mempersiapkan infuse set steril", "Mempersiapkan cairan yang diperlukan", "Mempersiapkan LV catheter sesuai nomor yang diperlukan", "Mempersiapkan kapas alkohol 70?i, untuk desinfeksi", sedangkan butir yang kurang dilaksanakan adalah "N4empersiapkan alas/perlak kecil". Butir dari aspek pelaksanaan yang paling dilaksanakan yaitu "Menyiapkan botol cairan infus dan gantungkan pada standar infus", "Mengalirkan cairan infus agar udara dalam slang infus keluar semua, kemudian slang diklem", "Membendung bagian yang akan ditusuk dengan toumiquet", "Mendesinfeksi daerah vena yang akan ditusuk dengan alkohol 7O%o" , "Darah akan keluar apabila abocath masuk dalam vena, lepaskan mandrinnya dan sambungkan pada infus set", "Membuka klem dan alirkan cairan infus masuk dalam vena" kemudian cek tetesan cairan sesuai dengan order dolcer'dan "Menutup pada daerah bekas tusukan dengan bethadine aid", sedangkan butir aspek pelaksanaan yang kurang dilaksanakan yaitu "Meletakkan alas di bawah anggota tubuh yang akan ditusuk" Butir dari aspek pasca pelaksanaan yang paling dilaksanakan yaitu "Melepaskan botol yang lama" dan "Melepaskan klem dan hitung tetesan infus", sedangkan butir yang paling kurang dilaksanakan yaitu "Membaca sampai tiga kali nomor kamar dan nomor infus". Saran yang dapat penulis berikan kepada pztra perawat dapat meningkatkan dan mempertahankan keselarasan pemasangan infus pada pasien balita sesuai dengan prosedur tetap.Bagian Diklat, diharapkan hasil penelitian ini menjadi bahan masukan untuk dibagikan kepada para perawat melalui inservice education.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
Drs. J. Tambunan, MSN
- Personal Name
Dersinius Rudolf Saragih
- Personal Name
E. Mangi, MSN
- Personal Name
S.M. Simanjuntak, MSN
- Personal Name
Dr. J. Rantung, PhD
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Publish
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Ilmu Keperawatan UNAI : Bandung., 2005 |
| Edisi |
Publish
|
| Subyek | |
| No Panggil |
610.73 SAR K
|
| Copyright | |
| Doi |