Record Details
Text
ANALISIS PENGAKUMULASIAN BIAYA PRODUKSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENETAPKAN DALAM MENETAPKAN HARGA JUAL PRODUK PADA PT. UNITRA ADHIJAYA JAKARTA
XMLHarga pokok pmduksi merupakan elemen penting dalam pertimbangan pihak manajemen untuk mengambil keputusan. Dimana perhitungan harga pokok produk didapat melalui pengakumulasian biaya produksi yang terjadi selama suatu proses pmduki tertentu. Penelitian ini membahas tentang Penerapan metode pengakumulasian biaya produksi, perhiurngan harga pokok produk, serta analisis metode pengakumulasian biaya pmduksi dalam menentukan harga pokok produk. Untuk menganalisis bagaimana metode pengakumulasian biaya produki ini, maka penulis melakukan penelitian pada sebuah perusahaan yang memproduksi jaket, yaitu pada PT. Unitra Adhijaya. Penulis menggunakan metode deskriptif yaitu metode penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data bnang objek penelitian, kemudian menganalisis data tersebut dengan lircrature yang relevan, membuat kesimpulan dan memberi saran yang diperlukan. Berdasarkan penelitian, IrI. Unitra Adhijaya menggunakan metode harga pokok pesanan (job order costing me.thod), namun kurang tepat dalam mgmis-ahlan itau mingklasifikasikan antara biaya iroduksi langsung dengan biaya produksi tidak langsung. Dalam perhitungan biaya overhead pabrik perusahaan menetapkan persentase pefiitungan yaitu '10% dari penggunaan biaya bahan baku langsung. Penetapan harga jual produk yang dilakukan oleh perusahaan adalah dengan membebankan biaya tambahan mark up 26%o dai, harga pokok produksi dan biaya toleransi kerusakanl To dari harga pokok produksi juga. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan oleh penulis diketahui bahwa untuk 16.230 pcs jaket dengan PO460970. Total produksinya adalah sebesar Rp.I.048.741.693 atau sama dengan harga pokok produksi sebesar Rp 64.417,47 per uniorya. Total harga jual menurut p€rusahaan adalah sebesar Rp' 1.321.414.533 alat sebesar Rp. 81.418 per unit jaket. Sedangkan harga pokok produksi menurut analisis penulis adalah sebesarRp. 960.777.398 atau seb€sar Rp.59.198 per unit. Harga jual menurut analisis penulis adalah Pip. 1.210.575.742 atau sebesar Rp.74.589. Sehingga terdapat s€lisih hirga jual sebesar Rp.6.829 per unit Nilai selisih ini menurut penulis tidak terlalu besar sehingga ini dapat menunjukkan bahwa perusahaan sudah cukup baik dalam penetapan tarif FOH nya.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
H. Widijanto, MM, MSc, SE, Ak
- Personal Name
Dr. R. Sinabutar, MBA
- Personal Name
Febrina Rumambi
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
0
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Ekonomi UNAI : Bandung., 2005 |
| Edisi |
0
|
| Subyek | |
| No Panggil |
338.512 RUM A
|
| Copyright | |
| Doi |