Record Details


no_image

Text

PENGARUH DIMENSI PENYUSUNAN ANGGARAN BIAYA OPERASIOANAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN TERHADAP PENGENDALIAN REALISASI BIAYA OPERASIONAL : STUDYPADA UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA

XML img-mendeley

Penelitian ini dilakukan pada sebuah lembaga pendidikan tinggi yaitu Universitas Advent Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penyusunan anggaran biaya operasional, pelaksanaan pengendalian realisasi biaya operasional, dan pengaruh dimensi penyusunan anggaran biaya operasional terhadap pengendalian realisasi biaya operasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan survei. Data primer dikumpulkan dengan melalui, wawancara dan kuesioner. Sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi dokumenter dan kepustakaan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan sensus, jadi tidak mengambil sampel. Pengolahan data sekunder menggunakan analisis penyimpangan, sedangkan data primer diolah dengan statistik parametrik dengan analisis jalur. Karena hasil kuesioner masih berskala ordinal maka nilai ditingkatkan hingga berskala interval dengan menggunakan Method of Successive Interval. Sibelum hasil kuesioner diolah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Berdasarkan analisis statistik dengan menggunakan analisis jalur (path analysis) diketahui bahwa secara bersama-sama dimensi penyusunan anggaran mernpengaruhi positif pengendalian realisasi biaya operasional dengan determinasi R2yi sibesar 69,23o/o. Pengaruh dari fakror nondeterminasi (R2ye) adalah 30,77 o/o. pengaruh dari masing-masing dimensi penyusunan anggaran adalah: pyXl = 0,16g7; pyx2 : 0,19956; PYX3 = 0,3335; dan PYIQ:0,2638. Hal ini menyatakan bahwa Ho ditolak, artinya dimensi penyusunan anggaran mempengaruhi positif pengendalian relasisasi biaya oprerasional. Uji signifikasi tidak ada karena melakukan sensus. TT 4 ( airy^t a Hasil penelitian mengenai proses penyusunan anggaran menunjukkan bahwa penyusunan anggaran sudah dilakukan dengan baik dengan sistem boftom up dengan pendekatan zero base budgeting yang dikombinasikan dengan pencapaian periode sebelumnya. Proses penyusunan anggaran dimulai dengan adanya surat edaran dari manajer keuangan kepada para kepala departemen, kemudian diusulkan kepada pimpinan untuk dibahas dalam rapat administrasi dan diusulkan untuk disyahkan ,ada board. Pengesahan anggaran adalah sebelum tahun anggaran yang menggunakan tibi. Pengendalian biaya operasi sudah dilakukan dengan baik. Hal ini terlihar dengan perangkat pengendalian yang dimiliki perusahaan yaitu berupa pembagian tugas yang jelas serta adanya sistem otorisasi. Dengan adanya pengendaiian ini maka penyimpangan total adalah 18,16% penyimpangan yang menguntungkan. Masih ada beberapa departemen yang penyimpangan di atas 40 o/o menguntungkan dan penyimpangan yang merugikan masih mencapai l4 o/o.

Detail Information

Item Type
Penulis
Dr. P.E. Sudjiman, MBA - Personal Name
IMELDA FORTUNA MANULLANG - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Ekonomi UNAI : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
658.155 2 MAN P
Copyright
Doi

Lampiran Berkas