Record Details
Text
ANALISIS PENGAKUMULASIAN BIAYA PRODUKSI DALAM MENETAPKAN HARGA POKOK PRODUK PADA PT. DALBA SEJAHTERA, CIBINONG
XMLPenelitian ini dilakukan dengan Inaksud untuk rttengetahui bagaimana perusahaan menetapkan biaya poduksi, bagaimana perusahaan melakukan perhitungan harga pokok produksi, dan bagaimana pengakumulasian biaya produksi dalam menetapkan harga pokok produk pada PT. Dalba Sejahtera, Cibinong, serta membandingkan yang seharusnya menurut penulis. Adapun metode yang digunakan penulis dalam penyusunan skripsi ini adalah metode deskriptif yaitu suatu metode penelitian dim-ana dilakukan pengumpulan, penyajian, dan menganalisis data sehingga diperoleh gambaran mengenai keadaan objek yang sesungguhnya. Dalam teknik pengurnpulan data penulis melakukan penelitian lapangan melalui wawancara, observasi. dan studi dokumentasi terhadap perusahaan yang bersangkutan Perusahaan ini menggunakan sistem pesanan Qob order costing) dalam penyelesaian produksi lemari pakaian. Perusahaan melakukan perhitungan harga pokok produksi berdasarkan pada klasifikasi biaya produksi dalam menyelesaikan pesanan. Klasifikasi biaya produksi tersebut adalah ; total bahan baku langsung sebesar Rp.4.053.570,-, total biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp. 29.000.000,- , dan total biaya overhead pabrik sebesar Rp. 4 958.360,- (sebesar l5%o dari biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung;. Maka total biaya produksinya adalah sehesar Rp 38.01 1 606.-. Harga pokok produksi lemari pakaian menurut PT. Dalba Sejahtetra adalah sebesar Rp.38.391 .722,06,- atau sebesar Rp. 383.717,- per unit lemari pakaian setelah terlebih dahulu memasukkan kebijakan terhadap barang atau produk yang rusak sebesar I yo atau sebesar Rp. 380. I16,06,- dari total harga pokok produksi sebesar Rp. 3 8.0l 1 .606,- Namun PT. Dalba Sejahtera didalam perhitungan penetapan harga pokok produksinya tidak memasukkan biaya bahan baku tidak langsung, biaya tenaga kerja tidak langsung, biaya listri( dan biaya pemeliharaan. perusahaan hanya menghitung berdasarkan overhead pabrik yang telah ditentukan, sehingga apabila biaya-biaya tersebut dimasukkan atau dibebankan oleh perusahaan maka menurut analisa harga pokok akan terdapat perbedaan sebesar Rp.44.019.102,7,- atulsebesar Rp.440.l9l,- per unit lemari.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
H. Pangaribuan, MBA., SE., Ak.,CA
- Personal Name
M. Doloksaribu, M.B.A
- Personal Name
Jessie Elizabeth Limbong
- Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
0
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Fakultas Ekonomi UNAI : Bandung., 2005 |
| Edisi |
0
|
| Subyek | |
| No Panggil |
658.503
|
| Copyright | |
| Doi |