Record Details


no_image

Text

DAMPAK MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT.JASAMEDIKA SARANATAMA

XML img-mendeley

Penelitian ini dilahrkan untuk mengetahui modal kerja likuiditas dan profitabilitas serta bagaimana dampak modal kerja d,n likuiditas terhadap profitabilius secara parsial dan simultan dari tahun 2007 sarnpai tahun 2014. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode destripif dengan menggunakan analisis statistik Modal kerja pae PT Jasarnethka Saranatama pada tahun 2007:2014 mengalami flukhusi de'rgpn rata-rata modal ke{a adalah Rp 4,332,544,098.45 sedangkan rata - rata peninekatan modal kerja sebesar Rp 2,165,125,47 4.29. Likuiditas pada PT Jasamedika Saranataoa dari tahun 2007 sampai 2014 mengalami fluktuasi secara keseluruhan kenaikan likuiditas dengan indikator current ratio sebesar 439%. Profitabilitas p6da Pf Jasamedika Saranatama dengan indikator return on assea (ROA) dari tahun 2007 sampai tahun 2014 mengalami flukhusi namrm tata-rata profiabilitas msngalami kenaikan sebesar 1% secara keseluruhan Tingkar profitabilitas yang paling tinggi yaitu tatnm 2012 sebesar 33% sedangkan profitabilitas yang paling rendah yaitu pada tahun 2009 dengan profitabilitas - l lolo, sedanglan rata-rata profitabilitas dari tahun 200? ke tahu 2014 yuitu 14yo. Berdasarkan perbitungan analisis statistik dengan program SPSS 16 maka diketahui: modal kerja mempunyai dampak yang sigrifikan secara parsial. Hasil korelasi yaitu sebesar 0,661 yaitu memiliki korelasi yang kuat. Untuk hasil regresi yaitu Y: 0,066 + 1,674. Koefisien determinasi sebesar 0,437 dan berdasarkan hasil dari uji t diperoleh t5,t* (2,157) > tuur (1,943) sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Likuiditas diketahui mempunyai dampak yang sigrrifikan secara parsial. Hasil korelasi yaitu sebesar 0,637 untuk hasil regresi yaitu Y: 0,047 + 0,005 X koefisien deteminasi sebesar 0,406 dan uji t diperoleh tr,t.g (2,024) > t{"b"r (1,943) sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Modal ke{a dan likuiditas secara simultan tidak mempunyai dampak yang sipifikan secara simultan. Hasil korelasi ganda yaitu sebesar 0,679 untuk basil regresi berganda yaitu Y=0,051 + 1,079 Xl + 0,0002 X2, koefisien determinasi yang dihasilkan yaitu 0,416 dan berdasarkan uji F diperoleh F6;r*s (2,135) < F,u"r (5,79) sehingp hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak.

Detail Information

Item Type
Penulis
Indra Siringo-ringo - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
0
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Ekonomi UNAI : Bandung.,
Edisi
0
Subyek
No Panggil
332.041 2 SIR D
Copyright
Doi

Lampiran Berkas