Record Details


no_image

Text

PENGARUH OLAHRAGA ERGOMETER INTENSITAS 20% VO2MAKS SETELAH ASUPAN GLUKOSA TERHADAP PERUBAHAN GLUKOSA DARAH POSTPRANDIAL PADA SUBYEK NORMOGLIKEMI

XML img-mendeley

ABSTRAK PENGARUH OLAHRAGA ERGOMETER INTENSITAS 20% VO2MAKS SETELAH ASUPAN GLUKOSA TERHADAP PERUBAHAN GLUKOSA DARAH POSTPRANDIAL PADA SUBYEK NORMOGLIKEMI Ita Purnamasari l{IM: D41flt8 Hiperglikemia kronis menyebabkan timbulnya penyakit diabetes melitus. Olahraga adalah solusi yang efektif dalam pengontrolan kadar glukosa darah. VOzmaks dapat digunakan sebagai pengukur intensitas olahraga. perlu diteliti apakah olahraga santai (20o/o VO2maks) dapat mempengaruhi penurunan glukosa darah postprandial setelah asupan glukosa. Penelitian ini melibatkan subyek normoglikemi (kadar glukosa norrnal) dengan metode oral glucose tolerance test menggunakan asupan glukosa dengan dosis 1,75 gram/kilogram berat badan hingga maksimum 75 gam. 30 subyek pria dengan usia (2Gr2 tahun), standar acuan denyut jantung MHR (200+219 dpm), standar acuan denyut jantung THR (100+109 dpm), berat badan (60+9 kg), tinggi badan (165+6 cm), indeks massa tubuh (22+3) normal, tekanan darah sistolik (129+12 mmHg), tekanan darah diastolik (9Gt10 mmHg), denyut jantung istirahat (73+10 dpm). perubahan glukosa darah postprandia dicatat dan Area (Jnder Carve masing-masing dikalkulasi dengan menggunakan metode Trapezoidal Rule. Rerata total AUC perlakuan dengan kontrol glukosa menggunak an t-Test dan kontrol olakaga dengan kontrol glukosa menggunakan uji ANAVA satu arah. Data hasil rerata dan standar deviasi pada kontrol olahraga waktu menit ke-30, 60, 90, lZ0; 2.736,0+234, 2.128,0+233, 2.697,0+200, 2 686,A2684. Kontrol glukosa pada menit ke-30, 60, 90, 120; 3.736,5+637, 4.757,0+954, 4.484,5+t002,3.818,0+716 Perlakuan pada menit ke-30, 60, 90, 120; 3.873,5+596, 4.648,A946, 4.175,0*775,3.681,0+605. Kesimpulan hasil penelitiaa ini adalah tidak adanya perbedaan yang signifikan antara perubahan glukosa darah kontrol olahraga dan perlakuan (16.796,A2.833,1 dengan t6 377,5+2.439,9) (p>0 05), dengan demikian disimpulkan bahwa olahraga intensitas 20% VOzmaks setelah asupan glukosa tidak mempengaruhi perubahan kadar glukosa darah poslprandial secara keseluruhan pada pria normoglikemi (kadar glukosa darah normal). Kata kunci: hiperglikemia, olahraga ergometer, VO2maks

Detail Information

Item Type
Penulis
Prof. Dr. Albert M. Hutapea - Personal Name
Yvonne Panjaitan, MA, MPH - Personal Name
Mettison Silitonga, M.Kes - Personal Name
Ita Purnamasari - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam UNAI : Bandung.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
612.044 PUR P
Copyright
Doi

Lampiran Berkas